Tuhan Yang Maha Esa. Powered by Blogger.
RSS
Showing posts with label SERBA-SERBI. Show all posts
Showing posts with label SERBA-SERBI. Show all posts

Kartini saat ini?

Sinta Nuryah Wahid istri mantan presiden KH. Abdurahman Wahid atau lebih akrab disapa dengan Gus Dur yang tidak diragukan lagi kebesaran ketokohannya. Nilai-nilai perjuangannya yang digelorakan untuk merajut perbedaan yang saat ini semakin menunjukkan garis yang tebal. Sebagai seorang perempuan yang menjadi istri tokoh yang besar tentunya menjadi tugas yang sangat berat, karena apapun yang dilakukan pasti akan ikut menjadi sebuah sorotan setiap orang. Sudah sewindu Gus Dur meninggalkan kita semua. Bukan harta melimpah yang beliau wariskan kepada orang-orang terdekatnya terlebih bagi keluarganya, seperti tokoh-tokoh lainnya. Tapi warisan itu sebuah spirit perjuangan untuk terus selalu menebarkan benih-benih kedamaian. Dibalik perjuangan Gus Dur tersebut tentunya ada seorang yang terus selalu mendampingi dan mendukung segala perjuangannya. Beliau adalah Sinta Nuryah wahid seorang perempuan yang dengan sabar dan rela berkorban menemani segala aktifitas kemanusiaan Gus Dur. Kini Gus Dur memang sudah tiada tapi warisan-warisan itu masih tertinggal dan kini Ibu sinta nuryah terus meneruskan segala perjuangan dalam kemanusiaan. Terlahir menjadi seorang perempuan dengan usia yang tak lagi muda, dan kemana-mana harus menggunakan kursi roda tak mengurangi sedikit pun semangat ibu sinta untuk terus selalu berjuang. Kerap beberapa kali mendapat kritik dalam melakukan kegiatan kemanusiaan, tapi justru kritikan itu menjadikannya kuat untuk terus menjadi perempuan tangguh. Kini gerakan beliau mendapatkan sebuah apresiasia besar dengan menjadikannya satu diantara 100 orang yang berpengaruh didunia versi majalah Time. 

Hari ini tanggal 21 April orang-orang memperingatinya sebagai Hari kartini seorang tokoh perempuan tangguh yang memperjuangkan hak-haknya. Banyak sekarang orang-orang berbicara masalah emansipasi maupun kesetaraan Gender. Dengan memandang penuh bahwa hak-hak perempuan maupun dan laki-laki sama. Memabg kondisi saat ini dengan kondisi ketika sudah berbeda. Dulu kartini mendapat belenggu terhadap hak-haknya untuk mendapat akses pendidikan. Kartini beranggapan perempuan juga harus cerdas. Tetapi kondisi saat ini meskipun tidak semuanya banyak yang salah menafsirkan segala apa yang menjadi cita-cita kartini. Yang muncul justru terjadi adalah adanya sebuah tafsir menjadi bias gender. Ketika perempuan sudah mendapatkan Hak-haknya  yang sama dengan laki-laki tapi justru melupakan kewajibannya sebagai seorang perempuan. 

Nah, semoga dihari kartini kali ini menjadi sebuah refleksi bagi kita semuanya, kita bisa kembali lagi mengambil contoh sosok ibu sinta. Sebagi perempuan beliau tetep mampu melakukan aktifitas-aktifitasnya yang sama melakukan perjuangan seperti suaminya "Gus Dur". Ini menunjukkan bahwa posisi menjadi seorang perempuan bukan berarti menjadikan dirinya lemah dalam menjalankan setiap perjuangan seperti halnya seorang lagi. Tapi bu sinta juga juga menyadari bahwa dalam dirinya juga masih mempunyai keluarga yang harus mendapatkan perhatiannya. Dikutip dari CNN indonesia ibu Sinta juga memperjuangkan hak-hak kaum perempuan. Dalam satu talkshow ia menyatakan bahwa dirinya menolak poligami. Hal tersebut diungkapkan, setelah dirinya mendengar soal seorang pria yang dikabarkan bisa adil terhadap 12 istrinya

Bagi saya bu sinta adalah salah satu kartini masa kini. Bu sinta telah berhasil menyeimbangkan antara hak dan kewajibannya sebagai seorang perempuan, terlebih perempuan yang mempunyai sebuah keluarga besar. Bu sinta telah berhasil menjadi seorang ibu yang mampu menjadi madrasah bagi anak-anaknya yang semuanya juga perempuan. Meskipun menjadi seorang perempuan tapi berani tampil dihadapan publik tanpa meninggalkan kewajibannya sebagai seorang ibu.
Mengenang Kartini tidak sama dengan bersanggul dan berkebaya. Mengenang
Kartini - salah satunya adalah melanjutkan perjuangan literasinya.
Membaca dan menulis untuk suarakan keadilan dan kebermanfaatan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Membumikan pemikiran gus dur, jaringan gusdurian blitar mengadakan kelas pemikiran gus dur

Dalam upaya menyebarkan pemahaman pemikiran Gus Dur, sekelompok pemuda Blitar yang tergabung dalam Jaringan Gus Durian Blitar mengadakan Kelas Pemikiran Gus Dur. Kegiatan dilaksanakan di PP. Darur Roja' selokajang, srengat kabupaten Blitar. kegiatan berlangsung selama 3 hari ini diikuti oleh berbagai elemen pemuda di Blitar. Tujuan dari Kelas Pemikiran Gus dur untuk mengajak pemuda Blitar memahami nilai pemikiran Gus dur yang terangkum dalam sembilan Nilai utama Gus Dur. Turut hadir dan menjadi narasumber dalam KPG ini yaitu alissa wahid putri sulung Gus Dur yang cukup menjadi suplai energi tersendiri bagi peserta untuk lebih semangat dalam meneruskan perjuangan Gus Dur dalam hal kemanusiaan. Peserta KPG cukup antusias dengan penyajian materi-materi dari narsum yang sudah lebih lama berkecimpung dan bergerak di Jaringan Gusdurian diantaranya mas aan anshori dan mas roy murtadhlo. ada yang menarik pada pembukaan kegiatan ini, yaitu ketika Romo KH. Nurhidayatullah dawami selaku pemilik dan pengasuh PP. Darur Roja' menceritakan sosok Gus Dur, sambil meneteskan air mata beliau menceritakan bagaimana kesabaran Gus Dur ketika muktamar di cipasung pada tahun 1994. ada beberapa hal yang dapat diambil sebagai hikmah atau teladan berdasarkan cerita beliau dari gus Dur, diantaranya:
*1. Kesabarannya luar biasa*
✅Waktu kyai Nur ikut Muktamar NU di Cipasung, Gus Dur yang waktu itu sebagai Ketua Umum PBNU tidak diberikan kursi untuk tempat duduk dalam Muktamar. Namun beliau tetap sabar.
*2. Keberaniannya*
✅ Gus Dur berani mengambil kebijakan yang berbeda dengan Pemerintah Orde Baru, seperti dalam penetapan Idul Fitri.
*3. Sederhana*
✅Harta benda apa yang diwariskan Gus Dur?, Gus Dur bisa tidur dimanapun,bisa di lantai bisa di meja.

Kelas Pemikiran Gus Dur ini bukannya berjalan mulus, sempat ada salah satu dari kelompok ormas yang tidak setuju dengan dilaksanakan kegiatan Kelas Pemikiran Gus dur ini. Hingga akhirnya penyelenggara tetap berjalan terus. hingga pada akhirnya Kelas Pemikiran Gus Dur ini bisa berjalan dengan lancar dan tanpa ada suatu halangan apapun. harapan pasca diselenggarakan kegiatan ini yaitu semakin banyaknya kader-kader yang mampu menerjemahkan pemikiran gus dur dan mengaplikasikannya dalam kehidupan bermasyarakat. Jika dalam KPG ini yang terlibat aktif masih dari lakpesdam dan PMII Blitar harapanya pada KPG-KPG selanjutnya bisa lebih melibatkan kelompok lain untuk berperan aktif. Ini menjadi awal jaringan GusDurian Blitar untuk membumikan sembilan nilai utama gus dur. Dalam rencana tindak lanjut disepakati dalam waktu dekat siap menyambut hari perdamaian internasional yang jatuh pada tanggal 21 september yang akan datang.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

*bagi perokok..ada kabar gembira..*

Mau subuh ono sing nakokno ukoro rokok nang ustad.

Umat : "nuwun sewu Ustad, teng surgo wonten rokok?"

Ustad ; "ono..."

Umat ; "matur suwun infonipun , plong dateng manah dalem wonten rokok teng surga

Ustad  : "Nanging....."

Umat : "Nanging kados pundi Ustad ?

Ustad: "Nanging ndik surgo ora ono geni, dadi lek awakmu pengen nyumet rokok,  kudu nang  NEROKO disik......"😋😋😋

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Respon Mendikbud Terkait Petisi online Tolak full day School

Wacana full Day School yang digulirkan oleh bapak mendikbud, Muhajir Efendy sempat menjadi bahan pembicaraan di masyarakat. berbagai tanggapan muncul dimana-mana. banyak pihak yang menilai wacana tersebut kurang tepat diterapkan dinegara ini. Banyak pro dan kontra yang muncul. Berbagai gerakan untuk membatalkan wacana ini dilakukan oleh masyarakat. Salah satu gerakan itu muncul dari Deddy mahyarto kresnoputro yang mengajak netizen untuk menandatangani petisi online untuk menolak Full Day School yang dillontarkan oleh mendikbud. Dari petisi online tersebut telah berhasil mengajak sekitar 40 ribuan lebih netizen untuk menandatanganinya. Hingga akhirnya mendikbud menanggapi petisi online tersebut. berikut dibawah isi dari tanggapan Menteri pendidikan dan Kebudayaan RI bapak muhadjir efendy.

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Salam sejahtera,

Saya mengikuti perkembangan diskusi dan percakapan di pelbagai media sosial, media cetak hingga elektronik terkait gagasan untuk menambah jam kegiatan ekstrakulikuler di sekolah. Saya sangat berterimakasih kepada banyak pihak yang nyata-nyata memiliki kepedulian guna perbaikan dunia pendidikan kita. Saya juga menghargai petisi "Tolak Pendidikan "Full Day School"/Sehari Penuh di Indonesia" yang digulirkan Sdr. Deddy Mahyarto Kresnoputro yang telah mencapai 41 ribu lebih pendukung.

Saya percaya, pelibatan partisipasi publik dalam perdebatan sebuah gagasan mutlak diperlukan. Dengan begitu, upaya kita bersama membangun budaya demokrasi dalam proses bernegara dan berbangsa akan terus mendapat suntikan energi menuju tahap yang lebih dewasa. Dalam semangat dan perspektif inilah saya sangat membuka diri dan menghargai pelbagai sumbangsih pemikiran, masukan bahkan kritikan sebagai tanggapan yang ditujukan kepada saya dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Saya sangat menyadari persepsi dan pemahaman publik terhadap istilah "full day school" (FDS) cukup beragam sesuai perspektif dan pengalaman banyak pihak. Sejak awal saya tekankan bahwa FDS yang dimaksud adalah penambahan jam kegiatan ekstrakulikuler usai jam pelajaran pokok di sekolah. Gagasan ini justru menghindari penambahan beban mata pelajaran di sekolah yang selama ini sangat memberatkan anak-anak kita. Yang perlu sama-sama kita pahami, gagasan semacam ini bukanlah baru. Bahkan sudah banyak institusi pendidikan maupun yayasan yang mempraktekkan model FDS ini. Saya pun tidak menutup mata mengenai perbedaan geografis dan karakter masyarakat yang beragam sehingga berdampak pada tingkat efektivitas praktek FDS. Wakil Presiden Bapak Jusuf Kalla telah memberi arahan agar gagasan FDS jika sudah dirumuskan secara komprehensif diterapkan secara terbatas dahulu sebagai percontohan.

Prinsipnya, pendidikan haruslah sejalan dan sebangun dengan kepentingan memerdekakan, memanusiakan, dan menggembirakan peserta didik. Muatan ekstrakurikuler usai jam pelajaran di sekolah diarahkan untuk membangun karakter peserta didik melalui beragam kegiatan sesuai minat dan bakat seperti olah raga, kreativitas seni, belajar sastra, latihan kepemimpinan, dan pendidikan kerohanian. Saya sependapat bahwa peran sekolah tidak boleh didistorsi menjadi pemasung imajinasi dan pembunuh kreativitas anak-anak kita. Semangat ini sejiwa dengan komitmen Nawacita Presiden Jokowi, proporsi terbesar muatan pendidikan di tingkat sekolah dasar dan menengah pertama adalah pembentukan karakter. Ini adalah fondasi membangun karakter manusia Indonesia yang patriotik, berintegritas, menghargai kebinekaan, pekerja keras, dan berdaya saing tangguh.

Perlu digarisbawahi, tidak ada pikiran untuk meminggirkan keberadaan institusi-institusi pendidikan sosial dan keagaman maupun wadah pengembangan kreativitas seni dan budaya di luar lingkungan sekolah. Justru keberhasilan pendidikan akan sangat tergantung kepada kualitas hubungan dan kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Pendampingan dan pengawasan secara simultan dari ketiga unsur tersebut akan melindungi anak-anak kita dari pengaruh-pengaruh buruk.

Saya beserta jajaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuka diri terhadap segala masukan kontruktif dan koreksi demi perbaikan sistem dan tata kelola pendidikan di Indonesia. Kami akan senantiasa mendengar, membuka mata, dan terus mengkaji gagasan yang ditawarkan sesuai pengalaman maupun contoh-contoh guna memperbaiki dan memajukan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Saya percaya, akan selalu ada solusi atau jalan tengah dalam proses dialog mencari titik temu dari satu gagasan yang diperbincangkan secara sehat. Kita semua memiliki tujuan yang sama, yaitu membenahi dunia pendidikan, jalan masa depan untuk anak-anak kita.

Terimakasih banyak atas kepedulian saudara. Semoga Tuhan memberkati niat mulia kita untuk membenahi dunia pendidikan Indonesia.

Jakarta, 13 Agustus 2016

Muhadjir Effendy
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments1

Berikan pemahaman sejarah Lakpesdam NU Kab.Blitar adakan Bedah buku "Rekonsiliasi Kultural tragedi 1965"

Berbicara sejarah tragedi 1965, tak akan pernah ada habisnya. Perdebatan masalah mana yang benar dan mana yang sampai saat ini belum ketemu benang merahnya. Selain itu juga penyampaian sejarah yang beredar selama ini diyakini beberapa pihak masih terjadi semacam pengaburan. Sehingga efeknya terjadi "phobia" tersendiri jika mendengar "PKI". terlebih lagi isu tersebut dimanfaatkan beberapa pihak yang justru apabila bola tersebut dibiarkan menggelinding begitu saja akan menjadi bom waktu yang bisa meletus lagi tragedi berdarah 51 tahun silam.
maka dari Lakpesdam NU kabupaten Blitar pada sabtu, 13 agustus 2016 mempunyai kegiatan besar, yaitu mengadakan Bedah Buku yang ini berjudul Rekonsiliasi Kultural Tragedi 1965 catatan pengalaman syarikat Indonesia. Dalam kegiatan yang sukses bekerja sama dengan syarikat Indonesia ini dilatar belakangi oleh pentingnya memberikan pendidikan sejarah kepada para kalangan pemuda terutama kalangan mahasiswa NU. Ini diberikan untuk memberikan pendidikan supaya para pemuda saat ini tidak mudah terpecah belah oleh isu yang sempat beredar beberapa saat lalu, yaitu tentang akan bangkitnya kembali PKI di negeri ini. Dalam kegiatan yang diselenggarkan di Kampus stit al muslihuun ini, turut langsung menghadirkan ketua Syarikat Indonesia, Ahmad Murtajib, Mohammad asrofi selaku salah satu penulis di buku ini dan pengurus lakpesdam Nu kabupaten Blitar, Bapak munib selaku penggagas dan pelaku Rekonsiliasi di Blitar, dan bapak sukiman selaku mantan Aktifis Lekra. Buku ini mencatat sekaligus merekam kembali bagaimana kronologi rekonsiliasi Kultural yang dilakukan oleh Lakpesdam NU pada tahun 2000 hingga sekarang. Rekonsiliasi ini dilatar belakangi oleh betapa perlu diberikan pemahaman lebih kepada masyarakat terutama warga NU, karena sejarah telah mencatat selama ini yang mudah dibenturkan yaitu dari kalangan warga NU dan PKI. dimana pada buku ini juga dijelaskan perjalanan panjang dari proses rekonsiliasi yang dilakukan lakpesdam NU kabupaten Blitar pada waktu itu. cerita itu masih terdengar jelas dari bapak sukiman bagaimana situasi dan kondisi yang terjadi pada waktu itu. beberapa hasil dari rekonsiliasi kultural yang dilakukan pada waktu itu sudah bisa dilihat hingga saat ini. Dimana warga NU yang sering terjadi benturan dengan PKI dan menjadi semacam dendam mendalam sudah mulai mencair. Dimana dulu sebelum dilaksanakan rekonsiliasi warga Eks PKI ketika melihat orang-orang NU terutama pemudanya ada suatu amarah yang terpendam, tetapi sekarang setelah adanya rekonsiliasi semua itu sudah hilang dan bahkan sudah sering melaksanakan kegiatan bersama tutur bapak sukiman. banyak cara yang dilakukan pada waktu itu untuk melakukan Rekonsiliasi kultural seperti halnya melebur dengan masyarakat dengan mengadakan pertunjukan seni kentrung, pipanisasi, dan memberikan bantuan kredit kepada kelompok masyarakat disana

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Hari pertama sekolah

Senin, 18 Juli 2016, merupakan hari yang spesial bagi mereka yang hari pertama kali masuk sekolah. Tidak hanya siswa-siswi yang merasakan ekspetasi ini, tapi juga orang tua yang punya anak dan kebetulan hari ini adalah hari pertama anaknya merasakan bangku sekolah. Para orang tua dengan senang hati mengantar anaknya yang baru pertama kali merasakan sekolah. Bahkan bapak menteri sendiri sampai mengeluarkan surat edaran mengijinkan para pegawai negeri untuk mengantarkan anaknya dalam merakasan sekolah di hari pertama. Disamping ekspetasi hari pertama sekolah ini ternyata banyak orang kreatif yang membuat cerita-cerita lucu. cerita ini menyebar lewat berbagai dunia maya, salah satunya yang paling ramai melalui grub WA. ini ada beberapa cerita lucu yang turut mewarnai hari pertama sekolah ini.

Hari ini indonesia mulai hari pertama sekolah...

_*Guru :*_
_Siapa namamu, nak .... ?_

_*Murid :*_
_Ibu Guru boleh panggil saya ANGEL (malaikat), kalo Mama di rumah panggil saya Dika, Papa panggil saya dengan panggilan sayangnya, Dani_

_*Guru :*_
_Wah, banyak sekali panggilan namamu, bagus-bagus lagi_
_Pasti namamu panjang dan cantik_
_Pandai sekali orang tuamu buat nama untukmu_

_*Murid :*_
_(Tersenyum malu)_

_*Guru :*_
_Lalu nama lengkapmu siapa, nak .... ?_

_*Murid :*
_ANGEL DIKANDANI , Bu °°°°_

guyonan yang kedua yaitu, ada semacam berita yang menceritakan bahwa ada larangan disalah satu sekolah bahwa siswa tidak boleh memakai jilbab. dan memang betul karena ternyata yang boleh memakai jilbab hanya siswi. dari pada saya cerita sendiri tapi ternyata garing langsung cek saja secara lengkap ceritanya di bawah ini.

```Kaget juga hari pertama nganter anak ke SMP Negri sudah disuguhi Peraturan Larangan Memakai Jilbab di Sekolah.

Para orang tua diingatkan untuk memperhatikan aturan baru yang di berlakukan di sekolah yaitu tentang pelarangan memakai jilbab bagi siswa SD, SMP dan SMA :

1. Siswa dilarang memakai jilbab selama mengikuti pelajaran atau berada di lingkungan sekolah.

2. Bagi yang melanggar akan dikenakan sangsi keras bahkan dapat dikeluarkan dari sekolah.

3. Apabila ditemukan siswa yang diam diam tetap memakai jilbab maka akan dilakukan perampasan secara paksa.

4. Yang boleh memakai jilbab hanya Siswi.```

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Belajar dari Soekarni

Soekarni adalah sosok pemuda yang sangat berjasa terhadap proses Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebuah proses belajarnya dimasa muda telah menjadi beliau sebagai sosok yang revolusioner dan mempunyai gerakan yang tinggi. Soekarni adalah sosok pemuda yang lahir di Blitar tepatnya di desa Sumberdiren Kecamatan Garum pada, 14 Juli 1916. ayah soekarni bernama kartodiwirjo, keturunan eyang onggo dan merupakan juru masak dari pangeran diponegoro. soekarni sempat menempuh pendidikannya di Mardosiswo, Blitar (semacam Taman Siswa yang dibuat Ki Hajar Dewantara), kemudian di MULO, serta Kweekschool (sekolah guru). Di Kweekschool inilah beliau bertemu untuk yang pertama kalinya dengan Ir. Soekarno  dan membuatnya semakin tertarik pada dunia politik.
Soekarni di masa Muda adalah sosok yang berani. Beliau pernah menjadi provokator teman-temannya untuk mengirim surat tantangan kepada anak muda Belanda. Dan akhirnya surat tantangan tersebut ditanggapi oleh para pemuda Belanda. Hingga akhirnya terciptalah tawuran Besar. Tidak hanya itu Di usianya yang masih 14 tahun soekarni telah berani untuk bergabung kepada partai politik, yang bernama Partai Indonesia Indonesia (Partindo). Selain itu juga sebagi salah satu gerakannya lagi yaitu soekarni juga mendirikan sebuah organisasi kepemudaan yang bernama Persatuan Pemuda Kita.  Tidak hanya itu keaktifan beliau dalam dunia Pergerakan, ia salurkan lagi dengan bergabung dengan Indonesia Muda. Pada organisasi ini karir beliau sangat bagus sekali, hingga akhirnya beliau terpilih sebagai Ketua Umum Indonesia Muda Cabang Blitar. Tidak berhenti disitu setelah jadi Ketua Umum Indonesia Muda, Beliua selanjutnya terpilih sebagai  Ketua Umum Pengurus Besar Indonesia Muda pada tahun 1935.
Beliau adalah tokoh utama yang menculik Bung Karno dan Bung Hatta dan membawanya ke Rengasdengklok. Tujuan menculik Bung Karno dan Bung Hatta yaitu untuk mendesak untuk segera memproklamirkan Kemerdekaan Republik Indonesia, kalau tidak sabar dengan "Wait and See" pola yang digunakan oleh soekarno. hingga besuk pada tanggal 17 Agustus 1945 dengan desakan itu akhirnya soekarno memproklamirkan kemerdekaan Republik Indonesia di Jalan Pegangsaan Timur.
Setelah Indonesia Merdeka tidak juga tidak membuat berhenti perjuangan beliau. Soekarni membentuk Committee Van Aksi (semacam panitia gerak cepat) pada 18 Agustus 1945 yang tugasnya menyebarkan kabar kemerdekaan ke seluruh Indonesia. Khusus untuk para pemudanya dibentuk API (Angkatan Pemuda Indonesia), sedangkan untuk buruh dibentuk BBI (Barisan Buruh Indonesia) yang kemudian melahirkan laskar buruh dan laskar buruh wanita. pada tahun 1948 soekarni mendirikan partai murba dan terpilih sebagai ketua umumnya. partai ini yang pernah mengingatkan soekarno terhadap gerakan PKI, tetapi akhirnya partai Murba dibekukan pada saat itu. pada tahun 1960-1964 terpilih sebagai duta besar penuh Republik Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok dan Mongolia, untuk bertugas diplomosi mencari dukungan membebaskan Irian Barat. Dan sekarang perjuangan beliau sudah diakui dengan ditetapkannya sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Jokowi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Filosofi Kupat

Wali songo dalam menyebarkan agama islam penuh dengan filosofi yang di padukan dengan budaya dan kearifan lokal budaya setempat. Begitu juga pada har raya idul fitri muslim indonesia mempunyai ciri khas tersendiri dalam proses merayakannya. seperti halanya pada hal makanan, orang indonesia pasti tidak asing dengan yang namanya Ketupat atau Kupat (orang jawa lebih akrab menamainya). Tidak hanya sekedar makanan tapi banyak mengandung sekali filosofinya. 
berikut ini adalah gambar terkait penjelasan sedikit terkait filosofi kupat.
sumber FP: Kongkow bareng Gus Dur,



📗 *SEJARAH KETUPAT*

```Adalah Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan pada masyarakat Jawa. 

Sunan Kalijaga membudayakan 2 kali BAKDA, yaitu bakda Lebaran dan bakda Kupat yang dimulai seminggu sesudah Lebaran.```


*Arti Kata Ketupat.*

```Dalam filosofi Jawa, ketupat memiliki makna khusus. Ketupat atau KUPAT merupakan kependekan dari Ngaku 
Lepat dan Laku Papat.
Ngaku lepat artinya mengakui kesalahan.
Laku papat artinya empat tindakan.```

*Ngaku Lepat.*
```Tradisi sungkeman menjadi implementasi ngaku lepat (mengakui kesalahan) bagi orang jawa.
Sungkeman mengajarkan pentingnya menghormati orang tua, bersikap rendah hati, memohon keikhlasan dan ampunan dari orang lain.```


*Laku Papat.*
```1. Lebaran.
2. Luberan.
3. Leburan.
4. Laburan.```


*Lebaran.*
```Sudah usai, menandakan berakhirnya waktu puasa.```


*Luberan.*
```Meluber atau melimpah, ajakan bersedekah untuk kaum miskin.
Pengeluaran zakat fitrah.```


*Leburan.*
```Sudah habis dan lebur. Maksudnya dosa dan kesalahan akan melebur habis karena setiap umat islam dituntut untuk saling memaafkan satu sama lain.```

*Laburan.*
```Berasal dari kata labur, dengan kapur yang biasa digunakan untuk penjernih air maupun pemutih dinding.
Maksudnya supaya manusia selalu menjaga kesucian lahir dan batinnya.```

*FILOSOFI KUPAT - LEPET*

*KUPAT*
```Kenapa mesti dibungkus janur? 
Janur, diambil dari bahasa Arab``` *Ja'a nur* ```(telah datang cahaya ). 
Bentuk fisik kupat yang segi empat ibarat hati manusia.
Saat orang sudah mengakui kesalahannya maka hatinya seperti kupat yang dibelah, pasti isinya putih bersih, hati yang tanpa iri dan dengki.
Kenapa? karena hatinya sudah dibungkus cahaya (ja'a nur).```

*LEPET*
```Lepet = silep kang rapet.
Mangga dipun silep ingkang rapet, mari kita kubur/tutup yang rapat.
Jadi setelah ngaku lepat, meminta maaf, menutup kesalahan yang sudah dimaafkan, jangan diulang lagi, agar persaudaraan semakin erat seperti lengketnya ketan dalam lepet.

Betapa besar peran para wali dalam memperkenalkan agama Islam.```

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Tadarus Ilmiah 9 Nilai Utama Gus Dur

Minggu, 3 Juli 2016, seperti biasa setiap hari smartphone ibarat menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan bagi hidup saya, ibarat kata sudah seperti istri sendiri (lebay sedikit, hehehe). hampir tiap beberapa menot sekali memantau apa yang jadi perbincangan di beberapa grub WA yang terpasang pada smartphone. Bagi saya namanya smartphone harus bisa memberi manfaat lebih bagi saya, maka dari saya terus berusaha menggunakan smartphone ini untuk hal-hal yang positif. malam ini kebetulan pas ada waktu luang tal seperti biasannya disibukkan dengan wira-wiri demi kemaslahatan umat. untuk mengisi waktu kosong saya mencoba lihat beberapa grub WA. ternyata tak sia-sia. disalah satu grub WA saya, yakni Penggerak Gusdurian, pas ada diskusi tanya jawab online dengan mbak Alussa wahid, selaku Bu imam di Jaringan GusDurian ini. diskusi ini diawali prolog dari mbak alissa wahid.
pernah dengar kisah para pemuka agama antri di depan pintu surga kan. Joke GD yang ini, sangat menggambarkan soal pentingnya Prinsip (Nilai Luhur, Sunatullah) dalam kehidupan GD. Menurut GD, kita sering kehilangan inti/substansi, karena sibuk dengan prosedur dan tampak luar biasa.
Gus Dur adalah tokoh yang berlandaskan prinsip. Principle-centered, bukan power-oriented, politics-oriented, family-oriented. Orang yang hidupnya berorientasi power, dia akan mengukur semua aspek kehidupannya dalam kepentingan power. Uangnya digunakan utk memperkuat power. Jabatan dikejar utk mendapat power. Keluarga “dimanfaatkan” utk memperkuat power. Bahkan agama akan dia pakai untuk melegitimasi power. Ini contoh orientasi hidup.
Orang yg hidup berlandaskan prinsip maka segala sesuatu dalam hidupnya diukur & direspon menurut prinsip-prinsip. GD masuk golongan ini. Hampir 100 tokoh terlibat saat kami menyarikan apa saja prinsip hidup GD. Ketemulah 9 yang utama: 9 NUGD.
Jadi apapun konteksnya, semua hal dalam kehidupan berbangsa beragama, akan direspon oleh GD melalui Prinsip-prinsip hidup ini. Makanya ruang gerak GD kemudian menjadi sangat luas: membela Inul sampai bangsa Papua, agama sampai HAM, lokal bingit sampai global.
Jaringan Gusdurian sejak awal memilih untuk mengikuti cara pandang ini, bukan memilih ruang gerak. Jadi isu kita bukan hanya demokrasi, atau konflik antar umat agama, atau intoleransi. Tetapi bisa isu apa saja, dengan merujuk pada 9 NUGD sebagai cara pandang kita melihat persoalan.
Saudara kita di FNKSDA berfokus pada isu konflik SDA. Wahid Foundation (dulu WI) berfokus pada isu Islam ramah & advokasi kemerdekaan beragama. Kita di JGD tidak. Batasan kita hanya non politik praktis saja. JGD tetap berpolitik kebangsaan, tapi tidak berpolitik praktis. Ini pilihan sadar dalam diskusi pembentukan jaringan gusdurian di jakarta yang dihadiri kang savic ali, mas luthfie jepara, kang saiful huda shodiq, mas zastrouw, kawan2 santri gus dur ciganjur, dll. Bahkan tuntutan dari hadirin karena waktu itu masih ada kecemasan bahwa ini akan dijadikan kendaraan politik.
Di Ciganjur sendiri, kami memotret gerakan GD dalam 4 gelombang: GD sebagai mujadid dan tokoh gerakan islam transformatif sejak tahun 70an, GD sebagai tokoh gerakan masyarakat sipil sejak tahun 80an, GD sebagai tokoh gerakan politik termasuk di akhirnya menjadi politisi praktis sejak th.90an, dan GD sebagai pejuang kemanusiaan.
Jadi soal non politik praktis ini bukan soal alergi ya. Tetapi soal pilihan gerakan saja, untuk menyatukan gelombang yang lain dan "mensterilkannya" dari dinamika politik praktis. demikian soal 9NUGD dan mengapa ini penting bagi JGD.
Poin pentingnya: JGD adalah gerakan berbasis NUGD, lintas isu, dan selalu menggunakan cara pandang sesuai dengan 9NUGD.

setelah prolog selesai selanjutnya ada beberapa pertanyaan yang muncul, yang dilontarkan melalui moderator, diantaranya sebagai berikut.

Begini mbak, kemarin kami sempat memberikan kesempatan kepada teman-teman untuk bertanya tentang 9 NU GD. Nah, banyak pertanyaan dari teman-teman yang masuk, Mbak. Diantaranya ada Mas #Bahar, Gusdurian Solo. Pertanyaannya begini mbak..
1. Dalam nilai ketauhidan sebagai landasan awal pada 9 nilai utama Gus Dur, menjelaskan bahwa Gus Dur melampaui kelembagaan dan birokrasi agama. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa ketauhidan merupakan kesadaran makhluk akan keberadaan Tuhan. Bukan hanya sekedar pengucapan atau penghapalan. Nah, bagaimana penerapan bertauhid dalam tatanan kehidupan sekarang? Mengingat propaganda dari agamis kanan yang sangat gencar dilakukan melalui media apapun, bahkan telah memasuki ruang di tv yang bisa diakses oleh siapapun menjadi sebuah kekhawatiran.
2. Bagaimana penerapan keadilan yang sesungguhnya? Dalam hukum, dikenal hukum harus memenuhi 3 hal yaitu kemanfaatan, keadilan dan kesejahteraan. John Rawl, yang masih dijadikan panutan dalam hal teori keadilan terlalu memihak kepada kapitallisme. Nah, lalu bagaimana nilai keadilan yang harus diterjemahkan dalam salah satu nilai utama Gus Dur?
Bagaimana menurut Mbak Alissa. setelah pertanyaan dilontarkan kemudian mbak alissa menjawab satu persatu.
Pertanyaan 1, soal Ketauhidan. Dalam kehidupan dan perjuangannya, Gus Dur meletakkan ketauhidan sebagai sumber utama prinsip-prinsip hidup GD lainnya. GD meyakini bahwa agama merupakan tuntunan untuk kita mengimplementasikan keimanan kita kepada Allah SWT, tetapi bahwa intinya adalah keimanan tersebut.
Karena itu GD concern saat agama didahulukan di atas keimanan. Contohnya menurut beliau, perjuangan untuk menggelorakan syariat Islam haruslah pada ranah kultural. Bagaimana setiap muslim hidup dengan prinsip syariat dalam kesehariaannya. Bukan dijadikan hukum formal apalagi ideologi negara, karena bila demikian, agama akan menjadi alat kekuasaan saja. Digunakan untuk menindas warga, atas nama Tuhan.
Karena itu GD concern saat agama didahulukan di atas keimanan. Contohnya menurut beliau, perjuangan untuk menggelorakan syariat Islam haruslah pada ranah kultural. Bagaimana setiap muslim hidup dengan prinsip syariat dalam kesehariaannya. Bukan dijadikan hukum formal apalagi ideologi negara, karena bila demikian, agama akan menjadi alat kekuasaan saja. Digunakan untuk menindas warga, atas nama Tuhan.
contoh paling kuat saat ini adalah Aceh. Syariat Islam menjadi alat untuk melegitimasi kebijakan2 tidak rasional seperti perempuan harus duduk menyamping di atas motor. Bahkan dalam konteks penutupan warung kopi antara maghrib & isya, yang ada jadi munafik semua: pintu depan ditutup, tapi warkop di dalam rame. Coba bayangkan bila yg terjadi adalah sebaliknya: warga begitu bergelora semangat beribadahnya, dan menutup sendiri warung2 antara maghrib & isya. Itu ketauhidan in action.
Ketauhidan bagi GD pada intinya adalah untuk menegakkan Islam Rahmatan lil Alamin, Islam pembawa rahmat untuk semesta. Itulah kejayaan Islam yang sejati. Jadi setiap saat ada yang mengatasnamakan Islam tapi mengambil hak orang lain apalagi menindas, GD pasti lantang bersuara, karena begitulah perjuangan yang dipilih beliau.Kita harus bagaimana? Bagi yang muslim, saat sedang bertindak atas nama GDian, ya kembali ke prinsip di atas. Bagi GDian yang nonmuslim, monggo bentuk spiritualitasnya seperti apa.
Saya berharap kawan2 semua mau mengeksplorasi lebih dalam mengenai hal ini. secara personal maupun di komunitas/forum lokal gusdurian. Kita memang perlu selalu "mengasah gergaji" ketauhidan kita, agar selalu tajam.
Dalam semua konteks persoalan, apakah kita selalu menggunakan kacamata keadilan dalam merespon? Atau kadang-kadang masuk, kadang-kadang tidak, tergantung kebutuhan. Misalnya saat kita jadi Bupati atau Mentri apakah kita akan menentukan kebijakan berdasarkan kepentingan konstituen kita saja, atau berlaku adil bagi semua rakyat (dengan melakukan affirmative action terhadap konstituen).
 Dalam konteks sederhana, ini akan menentukan sikap kita akan defensif atau fair dalam menyikapi konflik2 yang ada di sekitar kita. Begitu ya utk soal keadilan. Suatu ketika bisa undang mas Savic Ali untuk diskusi mendalami value ini.
Tanya 3. Thoriqoh. GD yang memang Nilai Utamanya adalah Pembebasan, meguru kepada semua guru dan mursyid, baik dalam ilmu2 duniawi maupun ukhrawi. Beliau meyakini kebenaran itu seperti patung yang perlu dilihat dari berbagai sudut. Demikian juga soal thoriqoh. Beliau dekat dengan TQN dan thoriqoh2 lainnya. Dalam bahasa Psikologi: eklektik.
Beliau meletakkan dirinya sebagai murid kepada semua yang dianggap berilmu, baik yang terkenal maupun tidak, tokoh yang besar maupun  kecil, dst. Terakhir dari saya: Mendalami 9NUGD memang butuh proses. Jangan lupa bahwa kita semua individu dengan nilai2 yang berbeda. Secara pribadi, teman2 sah banget punya nilai yg berbeda.
Hanya saat bertindak mengatasnamakan JGD, kita meminta teman2 untuk setia kepada 9NUGD ini.
tidak terasa sudah 45 menit mbak alissa memberikan banyak penjelasan yang telah banyak memberi gambaran tambahan terkait pemahaman terhadap Gus dur. meskipun banyak pertanyaan yang belum dijawab tapi semua anggota grub merasa sangat puas sekali. ada yang mengusulkan memang tidak perlu panjang-panjang terkait waktu, yang terpenting yaitu selalu istiqomah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

asal mula tembang sluku-sluku bathok

Sunan Kalijaga: wayangku iki wayang innalillahi wa inna ilaihi roji'un, nanging iki yen ngene iki wong Jawa ora mudheng. Sak lajengipun Sunan Kalijaga musyawarah kaliyan Sunan Bonang dan Sunan Drajad.

Sunan Drajad ngendhikan: Nyuwun sewu Dimas Kalijaga, punika wayang innalillahi wa inna ilaihi roji'un yen wong Jawa ora mudheng? Supayane wong Jawa isa mudheng tak jenengi “Aja Lali Sangkan Paraning Dumadi”.

Lha ben uwong ki ora lali karo sangkan paraning dumadi, tak gaweke tembang (macapat).

Tembang macapat ki apa? Ben uwong isa slamet kudu isa maca barang papat.

Barang papat kuwi apa? Kancane nyawa sing medhun nang donya, manggon ing raga. Sing nang sisih tengen malaikat 2 jenenge Malaikat Khafadhoh, sing manggon nang sisih kiwa iblis 2 jenenge Jin Korin. Iki yen wong Jawa ya ra mudheng.

Pramila iki tak jenengi sedulur papat lima pancer. Yen masalah pancer iki yen awake dewe ora ngerti isa dadi perkara. Amarga ing wayah pancer iki merlokake samubarang, nggunakake kekuwatan sing tengen isa, nganggo kekuwatan sing kiwa uga isa.

Kayata, wong lanang kang nembe nandhang wuyung mring wong wadhon, arep nggunakake kekuwatan sing tengen iso, carane pasa 3 dina sing diwaca Ya Rohman Ya Rohim. Sesuk mesti wong wadhone ngomong “I love yau”. Nggunakake kekuwatan sing kiwa uga isa, carane puasa ngebleng 3 dina sing diwaca sun amantek aji, ajiku si jaran goyang. Ya padha-padha isa. Dadi padha-padha kelakone.

Dadi yen kyai sing tirakate kuwat ya padhang, dukun sing ora tau adus yen tirakate kuat ya padhang. Dadi padha-padha padhange, nggoleki pitik ilang takon kyai ya ketemu, takon dukun sing ra tau adus ya ketemu. Mung bedhane sing siji (tengen) kaya padhange lampu, sing sijine (kiwa) kaya padange omah kobong. Nggoleki pitik bengi-bengi nggawa lampu senter ya ketemu, nggawa blarak sing di gendel di obong ya ketemu.Lampune senter wutuh, blarake kobong entek.

Ya wis yen ngono Dimas Kalijaga, kanti kawitan iki tak gaweke meneh tembang (Maskumambang) medhune nyawa nang alam donya kanti di kapati,di pitoni di kanti waosan Qur'an lan solawat.
(MASKUMAMBANG) medhune nyawa nang alam donya kok mlebu nang ragane ibu dadi bayi, mengko yen lahir tak jenengi tembang (MIJIL)

(MIJIL): tegese bocah lahir rupa lanang rupa wedhok. yen lanang wedhus 2, yen wedok wedhus 1 di akeqohi di sahadahke ting Gusti ALLOH. Sakwuse (MIJIL) tembange (KINANTI)

(KINANTI): bocah cilik2 kuwi (Kinanti) kudu di kanti ahklaq di kanti agama. Mulakne kaya NU gawe TPA, TPQ, Roudhotu Atfal iku kanggo nrima kinanti2 iku. (Kinanti) cilik-cilik kok ora di ajar akhlak, ora dikanti agama mengko ndak mleset. Amarga menungsa arep mlebu tembang (SINOM)

(SINOM): bocah bakal dadi enom. Bocah yen enom ndablek, angel diwulang. Sakwuse kuwi tembange (ASMORODONO)

(ASMORODONO): bocah yen atine wis ke taman asmara, wis wiwit “jatuh cinta”, ora isa diajari. Wong tai kucing wae jarene rasa coklat. Bubar kuwi tembange (GAMBUH)

(GAMBUH): tempuk bocah lanang wadhon mbangun omah-omah. Diterusne tembange (DANDANG GULA)

(DANDANG GULA): dandang pahit, gua legi, yen entuk bojo pinter golek duwit, uripe rukun adem ayem kuwi entuk'e legi kaya gulo. Nanging yen entuk bojo kok gaweane ming tayuban, anane ming ngramal togel, bali2 nggablok, kuwi entuk'e pahit kaya dandang. Dadi wis bisa ngrasakne pahit legine urip. Diteruske tembang (DURMO)

(DURMO): wayahe darmakne raja brana, ilmu, khoirun nass anfa'uhum linnas. Banjur tembange (PANGKUR)

(PANGKUR): menungsa ngerti-ngerti mungkur seko donya. Paramila yen ndang mungkur golek dalan sing bener, mlebu masjid, nggolek ulama' sakdurunge kesusul tembang (MEGATRUH)

(MEGATRUH): copot raga sak sukmane. Paling keri tembange (PUCUNG)

(PUCUNG): menungsa ming di pocong sluku-sluku batok. Yen wis di pocong terus di lebokke nang lawang ciut.

Mula di jenengi BUYUT kuwi tegese siap2 mlebu lawang ciut. Yen wis mlebu lawang ciut ketemu karo Malaikat Munkar Nakir. Yen lali karo (SANGKAN PARANING DUMADI) nalika di takoni malaikat koko ra isa mangsuli, ya langsung di canggah karo malaikate. Dadi wareng wedi ndelok akherat, di udhek-udek nang neraka, di gantung kaya siwur, dithuthuki modal madil kaya tarangan bodol, ajur mumur kaya gedebhok bosok.

Dadi pangkate anak, bapak, simbah, buyut, canggah, wareng, udhek-udhek, gantung siwur, tarangan bodol, gedebok bosok. Iki lho piwulange para ulama mbiyen. Piwulang nganggo cara sing “luar biasa”. Dadi wong Jawa malah padha mudheng, padha guyup rukun, ora malah padha padu pinter-pinteran dalil lan hadist.

sumber: dari berbagai sumber,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

"Misuh??"

djancok, asu, gathel, djangkrik, dll adalah beberapa yang digolongkan kata-kata umpatan, dalam bahasa jawa yang lebih kita kenal dengan "Misuh". Misuh adalah kata yang sering diucapkan ketika seseorangkan sedang merasakan kekekesalan terhadap sesuatu hal, terutama di wilayah pulau jawa. masih terjadi perbedaan pendapat terkait misuh ini. dalam wilayah tertentu Misuh bukan lagi menjadi sebuah hal yang tabu di ucapkan. seperti halnya didaerah surabaya misuh, dalam hal ini kata "Dancok" justru menjadi sebuah kata yang menggambarkan keakraban seseorang. Tapi sebagian daerah memandang misuh sebagai hal bentuk kebencian yang mendalam. Unik lagi ketika sudjiwo tedjo justru mendeklarasikan sebagai presiden Republik djancuker. Kalau saya memandang ini sebagai bentuk ekspresi kepada negeri ini yang seakan sudah menjadi "djancuk'i". ada lagi pendapat yang menurut saya lucu ketika ngobrol membahas "Misuh" ini. Bahwa ketika misuh berarti kita benci terhadap kejelekan. dan benci terhadap kejelekan adalah bagian dari amar ma'ruf. 
lebih mengkhususkan pada kata "djancuk", dalam wikipedia sendiri ada berbagai penjelasan dari kata ini. Menurut Kamus Daring Universitas Gadjah Mada , istilah “jancuk, jancok, diancuk, diancok, cuk, atau cok" memiliki makna “sialan, keparat, brengsek (ungkapan berupa perkataan umpatan untuk mengekspresikan kekecewaan atau bisa juga digunakan untuk mengungkapkan ekspresi keheranan atas suatu hal yang luar biasa)”.

Kata ini memiliki sejarah yang masih rancu. Kemunculannya banyak ditafsirkan karena adanya pelesetan oleh orang-orang terdahulu yang salah tangkap dalam pemaknaan, dan versi-versi ini muncul dari beberapa negara tetangga yang orang-orangnya mengucapkan kata yang memiliki intonasi berbeda namun dengan bunyi hampir sama. Hal ini karena orang-orang dari beberapa negara tetangga tersebut mengucapkan kata yang hampir mirip kata jancok dengan ekspresi marah, geram, atau sejenisnya. Orang Jawa dahulu mengartikan kata jancok (menurut lidah orang Jawa) adalah kata makian.
Setidaknya terdapat beberapa versi asal-mula kata Jancok. dalam Versi kedatangan Arab asal-mula kata “Jancuk” berasal dari kata Da’Suk. Da’ artinya “meninggalkanlah kamu”, dan assyu’a artinya “kejelekan”, digabung menjadi Da’Suk yang artinya “tinggalkanlah keburukan”. Kata tersebut diucapkan dalam logat Surabaya menjadi “Jancok”.
Dalam lirik lagu yang diciptakan oleh dalang poer, yang berjudul "kudu Misuh", digunakan untuk ekspresi kekesalan dan kegelisahan terhadap kondisi negeri ini. permasalah-permasalahan yang sampai sekarang masih belum bisa dipastikan kapan permasalahan sosial ini akan usai.

"Kudu Misuh"
Cobo togagasen lelakonku iki
Ora ono senenge susah sing tak temoni
Ngolah ngalih gaweyan kabeh ra nate ngunduh
Dino dino isine mung kudu misuh….embuh

Cobo nggarapsawah tinggalane wong tuwaku
Gumunku saben tandur rego rabukke duwur
Bareng tibo panen rego gabahe medun
Kabeh modal utangan ora biso kesahur…ajur

Sawah tak dol murah aku nyicil angkudes
Lagi nyopirseminggu rego bensine ngenthes
Tarip tak undakke penumpang nggrundel ae
Kerep telat oli, rusak ring sak metale…oh kere

Montor ngangkrakneng bengkel ra biso ogel ogel
Rasane uripku mung kari thengel thengel
Nyepi nang kuburan golek tembusan togel
Nomer ngeblong terus aku tambah dedel duwel…oh gathel

Kabeh dalan wis buntu aku nekat Bandar dadu
Durung ono sing udu keamanan wis jaluk sangu
Ono oknum tentara ono oknum polisi
Bukaan wingiwingi wis kerep tak amplopi
Bareng prei ra nyangoni aku diseret nyang bui
Diganjar telung sasi….
Misuk sak jrone ati…..diancuk

bagaimanapun juga terlepas dari berbagai pandangan terkait Misuh ini, kita harus lihat situasi dan kondisi tempat kita akan mengeluarkan kata-kata misuh ini. Jangan sampai memberikan pandangan negatif orang lain kepada kita.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

cerita tersembunyi di Situs Punden sari


Perjalanan yang sangat mengesankan bersama-sama sahabat ketika menyusuri hutan di lereng Gunung Kawi. Perjalanan dimulai dengan berjalan kaki dari Dusun Mbambangan, Desa Resapombo, Kecamatan Doko. Dari titik ini kami berjalan kaki menuju lokasi, waktu yang kami butuhkan sampai lokasi sekitar 2, 5 Jam. Dalam perjalanan kami melewati hutan yang masih asri dengan vegetasi yang masih Rapat. Sempat kami hampir putus asa karena tidak kunjung sampai dilokasi ditambah ini dilakukan pada bulan puasa, tapi ini tidak menyurutkan tekad kami untuk terus berjalan sampai tujuan.


Diakhir perjalanan kami bertemu dengan orang yang sedang mencari rumput, setelah berdialog kecil ternyata beliau bernama pak bandi dan kebetulan beliau adalah orang yang bertanggung jawab terhadap Situs Punden Sari ini. Dari cerita beliau diketahui bahwa situs ini ditemukan warga sekitar pada tahun 1998, saat mencari Bibit kopi. Kemudian pada tahun 2002 situs ini ditetapkan menjadi Cagar budaya. Dari penjelasan pak bandi dikatakan bahwa situs ini merupakan peninggalan dari kerajaan Majapahit. Dalam situs ini juga terdapat tiga makam yang diyakini sebagai makamnya Trihapsari, Kartikasi dan Purbasari. Meskipun belum ada bukti otentik yang menguatkan ini. Beberapa peneliti dari Trowulan juga sempat singgah kesini tetapi juga belum menunjukkan lebih detail info dari situs ini. Untuk tahun berdirinya kapan juga belum ditemukan tahunnya. Saya sempat menanyakan latar belakang kenapa kuk bisa ada makam diatas, beliau mengasumsikan bahwa ini akibat dari kekalahan dari perang dan akhirnya lari ke Pegunungan karena dulu ada anggapan bahwa gunung merupakan tempat yang suci. Seperti halnya dilereng Kelud juga diketahui banyak situs peninggalan dari majapahit.



Berbeda lagi info yang diberikan oleh pak Suroso, beliau mengatakan bahwa situs punden sari merupakan pesatian atau yang diibaratkan sebagai pesantren, sebagai tempat pusat pendidikan peninggalan zaman Pra majapahit. Ini didasarkan dari beberapa beberapa peneliti dari Universitas Brawijaya. Kalau ini benar merupakan pusat pendidikan, saya berpikir dulu Blitar merupakan tempat ang sangat maju, dan terbukti sekarang banyak tokoh-tokoh besar dari Blitar. Meskipun belum ada cerita yang resmi yang saya tangkap terkait info situs ini, bagaimanapun juga situs ini harus tetap dijaga dan digali terus cerita yang tersembunyi. Harapan saya pihak terkait terus berupaya dalam mengungkap cerita dari situs ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

NGENDIKANE PRIYANTUN JOWO DINO IKU ONO PITU

Dino iku ono 7 (Pitu): Maksudte PITU ugo bisa kanggo PITUTUR, PITUDUH, PITULUNGAN, PITUNGKAS, monggo kita sareng2 nyimak nggih? 🏻
1. SENEN: tegese ojo boSEN marang uNEN² (unen² Wong Jowo seng kang bisa kanggo tuntunan marang kauripan)
2. SELOSO: SElakno NGAMAL MARANG SOPO² (wong ngamal iku ora pilih², ora pandang wonge sopo)
3. REBO: KEREPO SINAU BEN ORA BODHO (mumpung isih urip ditlateni anggone luru ilmu, mergo ngaji iku penting, ojo sing penting ngaji)
4. KEMIS: Luweh becik MINGKEM tinimbang LAMIS (ojo podho ngumbar omongan kelawan wong liyo. Luwih² ngrasani tonggo)
5 JUMAT: JUMBUHNO LELAKON KARO KEKAREPAN / NIAT (yen nduwe niat/cita² kudu usaha ikhtiar dungo supoyo kekarepanne biso kaleksanan)
6. SABTU: INSAP-PO MARANG BARANG SENG WES KEWETU (sak bejo bejane wong lali, isih luwih bejo wong kang eling kelawan waspodho)
7. MINGGU: MINGGIRO BARANG SENG OLO, LAKONONO BARANG SENG RAHAYU (sing apik ayo podho dilakoni)
******************************************
Menikolah hebate priyantun jawi.
Mugio migunani. Suwun

sumber : berbagai refrensi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Imlek Sebagai Perekat Ukhuwah

Sejarah panjang mewarnai perayaan imlek Di indonesia. Yang diawali pada tahun 1946  dulu ketika Presiden Soekarno mengeluarkan Penetapan Pemerintah tentang Hari raya umat beragama Nomor 2/OEM-1946. Pada pasal itu menyebut juga perayaan Tahun Baru Imlek, Hari waftanya Khonghucu (tanggal 18 bulan 2 imlek), Ceng Beng (membersihkan makam leluhur), dan hari lahirnya Khonghucu (tanggal 27 bulan 2 imlek), sebagai hari libur. Tapi ketika zaman Orde baru pemerintah melarang perayaan Imlek secara terbuka di muka Umum. Dengan menerbitkan Inpres No 14 Tahun 1967. Larangan  ditengarai dengan semrawutnya kondisi politik ketika itu. Tapi ketika Gus dur menjabat sebagai Presiden memberikan angin segar kepada masyarakat tionghoa. Dengan mencabut larangan itu dan menerbitkan inpres no 6 Tahun 2000 sekaligus menetapakan hari raya Imlek sebagai hari libur Fakultatif. Sejak saat itu perayaan imlek kembali menggeliat lagi di negeri ini. Kemudian ketika memasuki pemerintahan presiden Megawati soekarno putri menetapkan Hari raya Imlek sebagai hari Libur Nasional. Dalam proses menjalalankan Pemikiran Gus Dur dan menghargai sesama atas perjuangan Guru Bangsa kita KH. Abdurahman wahid, dalam hal ini komunitas GusDurian Blitar ikut memberikan Ucapan dengan memasang sejumlah spanduk ucapan selamat Hari raya Imlek 2567. Ini dilakukan sebagai sebuah bentuk pengamalan salah satu butir sembilan Nilai Utama Gus Dur yaitu persaudaraan.  Ini juga sebagai sebuah bentuk kampanye perdamaian yang diharapkan dapat memberikan sedikit pemahaman kepada masyarakat bahwa pentingnya merangkul antar sesama tanpa memandang Golongan, Suku, Ras, dan Agama. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Sejarah Kopi


Imam Najmuddin al-Ghozzi berkata dalam kitab al-Kawaqib As-Syairah Fi A'yan al-Miah al-A'syiroh bahwa : Orang yang pertama kali menjadikan kebiasaan minum kopi sebagai minuman berkhasiat adalah Syaikh Al-Habib Abi Bakr Bin Abdullah Al- Aydrus (Shohibul Rotib Qubro Al-Aydrus), Beliau membuat racikan kopi dari buah pohon Bun. Sayyidil Al-Habib Abdurrohman bin Muhammad bin Abdurrohman bin Muhammad Al-Husainy al-Hadramy dari marga Al-Aydrus (1070 H-1113 H) mengatakan dalam kitabnya Iinaasush Shofwah bi Anfaasil Qohwah : Biji kopi baru ditemukan pada akhir abad VIII H di Yaman oleh penemu kopi Mukha, Al-Imam Sayyidina Abul Hasan Ali Asy-Syadzili bin Umar bin Ibrahim bin Abi Hudaimah Muhammad bin Abdulloh bin al-Faqih Muhammad Disa'in (nasabnya bersambung hingga kepada seorang sahabat bernama Kholid bin Asad bin Abil Ish bin Umayyah al-Akbar bin Abdi Syams bin Abdi Manaf bin Qushay). Beliau adalah pengikut tharekat/Thoriqoh Syadziliyah,bukan pendirinya (karena pendiri tharekat/thoriqoh Syadziliyah, Al-Imam Qutb Sayyidina Abi Hasan Asy-Syadzili bin Abdullah bin Abdul Jabbar Al-Hasani Asy- Syadziliyi Ra bersambung Nasab kepada Sayyidina Rosulillahi Saw telah wafat pada tahun 828 H).
Dalam penemuan biji kopi, Imam Abul Hasan Asy-Syadzili mendahului Imam Abu Bakr al-Aydrus. Sehingga Imam Abul Hasan adalah penemu biji kopi,sedangkan Imam Abu Bakr Al-Aydrus adalah penyebar kopi di berbagai tempat. Beliau menggubah syair mengenai kopi sebagai berikut : Wahai orang-orang yang asyik dalam cinta sejati denganNya, kopi membantuku mengusir kantuk. Dengan pertolongan Allah Swt, kopi menggiatkanku ta,at beribadah kepadaNya di kala orang-orang sedang terlelap.
Qahwah (kopi) : Qof' adalah quut (makanan) Ha' adalah hudaa (petunjuk)
Wawu' adalah wud (cinta)
Dan 'ha' adalah hiyam (pengusir kantuk). 
Janganlah kau mencelaku karena aku minum kopi, sebab kopi adalah minuman para junjungan yang mulia.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Happy birthday buat negeriku,,,



 Tak terasa sudah 68 tahun negeriku telah merdeka, bukan usia muda lagi jika disamakan dengan usia manusia. Bukan anak-anak, bukan remaja, bukan dewasa lagi atau mungkin sudah bisa disebut dengan sebagai manula. Usia yang sangat matang untuk menetukan arah mau kemana ia menuju. Tapi semua itu berbanding terbalik dengan fakta yang terjadi. Banyak generasi ke generasi pemimpinnya tidak bisa amanah terhadap apa yang diwariskan oleh para pendiri bangsa ini. 
Teringat beberapa kali mendengar kata-kata orang jawa, jika seorang bapak itu kaya, anaknya yang menikmati, dan keturunan selanjutnya yang menghabiskan semuanya. Kelihatannya ungkapan itu sepertinya berlaku untuk negeri kita saat ini. Negeri ini memang kaya, tetapi dari generasi ke generasi penerusnya yang ada hanya bisa menghabiskan tanpa memikirkan apa yang bisa diwariskan untuk anak cucunya nanti.
tingkah pola seorang pemimpin yang suka mempermainkan rakyatnya. Menambah panjang sulitnya negeri ini untuk benar-benar pantas menyandang kata apa yang disebut dengan “MERDEKA”. hal ini mengingatkan saya pada salah satu puisinya gus mus :

Aku harus bagaimana
Aku kau larang berjudi, permainan spekulasimu menjadi-jadi
Aku kau suruh bertanggung jawab, kau sendiri terus berucap Wallahu A’lam Bisshowab

Kau ini bagaimana
Kau suruh aku jujur, aku jujur kau tipu aku
Kau suruh aku sabar, aku sabar kau injak tengkukku

Aku harus bagaimana
Aku kau suruh memilihmu sebagai wakilku, sudah ku pilih kau bertindak sendiri semaumu
Kau bilang kau selalu memikirkanku, aku sapa saja kau merasa terganggu

Kau ini bagaimana
Kau bilang bicaralah, aku bicara kau bilang aku ceriwis
Kau bilang jangan banyak bicara, aku bungkam kau tuduh aku apatis

Aku harus bagaimana
Kau bilang kritiklah, aku kritik kau marah
Kau bilang carikan alternatifnya, aku kasih alternatif kau bilang jangan mendikte saja

Kau ini bagaimana
Aku bilang terserah kau, kau tidak mau
Aku bilang terserah kita, kau tak suka
Aku bilang terserah aku, kau memakiku

Kau ini bagaimana
Atau aku harus bagaimana

Pada puisi itu digambarkan pemerintah seperti plin-plan dan tak punyaprinsip. dan itu masih relevan unuk menggambarkan keadaan saat ini, padahal puisi dibuat pada orde baru dahulu.

ketika saya membaca sebuah bukuyang intinya mengatakan bahwa dunia anak, dunianya bermain. Ketika ini tidakdapat dipenuhi tentunya juga akan mempengaruhi kondisi psikologis seseorangketika sudah menginjak dewasa. Beda zaman, beda juga jenis mainan dan medianya.Ketika dulu anak-anak kecil masih suka bermain tradisional tetapi itu semuauntuk saat ini sudah ditinggal. Tergantikan dengan model main-mainan yang berbaukearah teknologi. Padahal kalau dilihat dari segi positifnya pola mainantradisional yang lebih bagus, yang lebih mengutamakan interaksi, sosial, dansemangat kebersamaan yang tinggi. Berbeda dengan pola mainan seperti saat iniyang lebih bersifat tekonolgi yaitu main2an seperti GAME online, yang cenderungmengarah pada menonjolkan keindividualnya, keegoisannya. Pada semua apa yangdidapat dalam kesehariannya akan tertanam pada otaknya. Belum sistem pendidikanyang berlaku saat ini, sekedar hanya menjadikan orang menjadi pintar saja,bukanya mengajarkan orang untuk menjadi Tahu sekaligus mengerti. Pendidikanhanya berorientasi pada nilai saja. Tanpa mempertimbangkan aspek yang lain. lebih mengunggulkan aspek kognitif dari pada psikomotorik.kita semua tidak dapat memungkiri ketika selesei pembagian KHS, sebagian dari kita bertanya-tanya satu dengan yang lainnya "IP mu piro cah? (IP kamu berapa?)". salah seorang teman yang merasa IPnya Bagus dengan bangganya mengatakan "IP ku sekian". memang itu jg salah kewajiban kita meraih itu semua. tetapi yang menjadi masalah apakah kita mampu mempertanggung jawabkan ketika nanti sudah terjun dimasyarakat. padahal itu semua kalau boleh mengatakan Ipitu hanya sebatas angka saja. tetapi yang paling penting  itu bagaimana kita dpat mempertanggung jawabkannya kelak nanti ketika sudah terjun dimasyarakat lain. banyak sekali orang pintar, tepai kebanyakan mereka hanya minteri yang lain. masalah lain yaitu anggapan orang-orang sekitar kita memandang orang yang berhasil dalam pendidikannya yaitu orang yang mempunyai harta banyak. kita sering dengar bnyak yang bilang " orang itu setelah kuliah tatmatan dari universitas X sekarang sukses punya Bla...bla.. bla..". banyak orang kita menafikkan orang yang sukses dari pendidikannya yaitu memiliki aklhak yang baik dan sebagainnya. jarang sekali kita mendengar orang yang bilang " anaknya si X sukses jadi orang baik sopan setelah kuliah dari universitas X"  padahal jika dilihat dalam UU sisdiknas no 20 thn 2003 yang berbunyi “Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab”. dari sini kita lihat bersama-sama tujuan utama pendidikan yaitu membentuk peradaban yang beradab.
             Hal-hal itulah yang nantinya penyebab bahaya apabila mengahsilkan pemimpin yang nantinya akan memimpin negeri. Ketika masa kecil tidak mengaktualisasikan diri secara sempurna, ketika menginjak dewasa akan mengeskpresikannya ke hal2 yang lain.
            Ketika itu semua terjadi yang ada yang ada tidak berjalannya suatu fungsi kepemimpinan negeri ini. Ada  adagium teori sosial menyatakan, sesuatu akan tetap ada kalau dia berfungsi, kalau sampai hari ini pemimpin negeri ini ada, maka berarti ia berfungsi. Kemudian banyak pihak menggugat, fungsi apa yang sedang telah dilaksanakannya. Semua telah berkepentingan pribadi untuk memperkaya diri sendiri. Pengaruh-pengaruh kapitalis dan neoliberism telah mulai meronrong masuk dalam setiap lini. Kalau boleh meminjam istilah Hal ini seperti halnya sebuah “kudeta konstitusional”.
Kemal mustafa attarturk mengatakan tidak penjajah dan orang yang dijajah, yang ada hanyalah orang yang membiarkan dirinya dijajah. Kata-kata itu mengajarkan kita untuk selalu terus bergerak, untuk mengejar kemerdekaan yang sesungguhnya. Karena sesungguhnya meraih kemerdekaan tak akan pernah usai. Untuk menuju itu semua hal yang harus kita lakukan yaitu bangun dari penjajahan berupa kebodohan.

BERGERAK MELAWAN, ATAU DIAM TERTINDAS!!!!!!!!!!!!!!!!


Nyanyian sebuah nyanyian dari yang dicuplik dari pcpmiipurwokerto.wordpress.com,
KOLAM SUSU ……… katanya
Bukan mainan ini negaraku
Janganlah kau korupsi Indonesiaku
Ada bawang, ada daging kau korupsi
Hidup rakyat kau buat seperti ini

Orang bilang tanah kita tanah syurga………… (katanya)
Tapi utangnya sangat luar biasa
Orang bilang tanah kita tanah syurga………… (katanya)
Harta negara dikorupsi semua


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

dengan koperasi dunia menjadi lebih baik

Dalam terbitan tentang Cooperative Management and Aministration ILO mendefinisikan koperasi  ……..Cooperative is an association of person, usually of limited means, who have voluntarily joined together to achieve a common economic and through the formation of a democratically controlled business organization, making efuitable contrtobution to the capital required and accepting a fair share of the risk and benefits of the undertaking (1965, h. 5). Yang dapat diartikan koperasi sebagai perkumpulan orang-orang yang bergabung secara suka rela untuk mencapai tujuan ekonomi bersama organisasi perusahaan yang demokratis membuat kontribusi modal yang diperlukan serta menanggung resiko dan menerima keuntungan secara adil.
Berawal dari gerakan tokoh-tokoh koperasi seperti Rochdale di inggris yang dalam gerakannya berusaha mengatasi keperluan konsumsi anggotanya dengan cara kebersamaan yang dilandasi prinsip keadilan. Kemudian selang waktu yang tidak terlalu lama muncul gerakan serupa di prancis yang dipelopori oleh charles polulier dan di jerman yang dipelopori oleh herman sehulze pelitzsch dan frederichwilhelm raiffeilen. Koperasi hadir dengan segala kebaikannya berusaha melawan sistem ekonomi kapitalis yang sudah terlihat banyak kelemahannya.
Koperasi lahir sebagai alat untuk memperbaiki kepincangan-kepincangan dan kelemahan-kelemahan dari perekonomian yang kapitalistis ( Team UGM, 1984 h. 11). Dengan semangat ini koperasi dengan segala kelebihannya berusaha melawan arus neoliberalisme yang mulai diadopsi oleh ekonom-ekonom saat ini. Padahal dibarat sendiri sistem ekonomi yang seperti ini terbukti sudah mulai goyah oleh krisis.
Koperasi yang diharapkan dapat menjadi perisai, tetapi faktanya kurang begitu terasa manfaatnya. Karena koperasi seperti kehilangan ruh dan kekuatannya. Ini disebabkan beberapa faktor. Untuk itu maka diperlukan beberapa rencana strategis  yang menunjang   hidupnya koperasi lagi.

 Model Gerakan Koperasi

Dalam UUD 1945 dalam pasal 33 menyebutkan (1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan, (2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara, (3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Dilihat dari dasar hukum tersebut bahwa sejak awal perekonomian harus memenuhi beberapa kriteria yang sesuai dengan amanat UUD. Dewasa ini, Ekonomi kerakyatan mulai dikampanyekan yang dianggap mampu menjawab berbagai permasalahan dari sistem ekonomi yang telah ada. Maka untuk memperjuangkan misi tersebut diperlukan suatu gerakan yang mampu mendobrak tatanan sistem ekonomi yang telah ada.
Dalam hal ini koperasi diharapkan mampu menghadapi tantangan yang telah ada. Tetapi semua itu tidak mudah dilakukannya seperti halnya membalikkan sebuah telapak tangan. Teuku syarif dalam tulisannya mengatakan “Situasi reformasi dan perubahan sistem perekonomian dunia secara langsung mempengaruhi tujuan, dan corak reformasi perekonomian nasional yang harus diarahkan pada demokrasi di bidang ekonomi melalui pendekatan partisipasi masyarakat untuk tujuan mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya tersedia. Gejala yang demikian sudah terlihat pada awal terjadinya krisis moneter yaitu dengan semakin berperannya usaha kecil dan usaha menengah dalam pembentukkan pendapatan nasional, tetapi peran koperasi sebagai unsur ekonomi kerakyatan nampaknya tidak menonjol”. Maka untuk itu diperlukan suatu gerakan untuk menghidupkan kembali koperasi.

     Gerakan Membudayakan Berkoperasi

            Dalam salah lirik lagu iwan fals dikatakan bahwa desa adalah kekuatan ekonomi. Tetapi lembaga sosial ekonomi yang dapat mengiringi kemajuan desa masih kurang dari harapan. Terutama Koperasi Unit Desa yang keberadaanya pada saat ini sudah sulit dijumpai. Antara tahun 1997-2001 jumlah koperasi di Indonesia mengalami banyak penurunan, terutama pada Koperasi Unit Desa. Pada pemaparan diatas sudah dijelaskan bahwa koperasi merupakan salah satu alat untuk menciptakan suatu sistem ekonomi kerakyatan. Ada yang mengatakan bahwa jika ingin perubahan besar maka awali perubahan itu dari yang paling kecil. Begitu juga jika ingin menghidupkan kembali koperasi di Indonesia, harus dimulai dari yang terkecil. Salah satunya dengan memberi kesadaran untuk berkoperasi pada masyarakat.
            Dari aspek historis keinginan untuk membangun koperasi yang otonom sudah dirintis sejak lama oleh Bung Hatta, tetapi pada masa-masa itu kaitan koperasi dengan dunia politik sulit dipatahkan sehingga koperasi banyak digunakan sebagai alat politik untuk kepentingan kelompok-kelompok tertentu. sehingga dengan kejadian tersebut mengakibatkan dampak yang kurang bagus hingga sampai pada saat ini. Karena para pengurus terkesan tidak sepenuh hati dalam memajukan perkoperasian. Pada akhirnya terjadi berhentinya re-generasi untuk meneruskan perjuangan dari koperasi itu sendiri. Semua itu merupakan runtutan masalah yang dibawa sejak awal.
            Nasution (1990) berpendapat bahwa sebagai organisasi ekonomi ada lima indikator yang menjadi motor penggerak internal organisasi Koperasi dan mempengaruhi keragaan koperasi, yaitu (a) keberhasilan usaha, (b) pencapaian target, (c) pelayanan kepada anggota, (d) partisipasi anggota, dan (e) keanggotaan.
            Sebetulnya belum terlambat untuk melakukan perubahan-perubahan yang positif demi menghidupkan kembali budaya koperasi di Indonesia. Salah satu cara terkecil yang bisa dilakukan adalah meningkatkan peran serta anak muda dalam koperasi. Misalnya melibatkan mereka secara aktif dalam koperasi sekolah. Dengan begitu maka kesadaran akan terbentuk dengan sendirinya dalam masing-masing individu. Setelah kesadaran muncul diharapkan bisa mengendap dan menjadikan sebuah budaya yang wajib untuk dijaga dan dikembangkan. Diharapkan akan menciptakan jiwa militansi untuk berkoperasi.

     Gerakan Sosial Koperasi

Dalam sejarah pertumbuhan koperasi dunia, koperasi telah berhasil melakukan perubahan sosial yang signifikan. Dari awal sejarahnya, saat Robert Owen dengan sosialis utopisnya yang menginpirasi kehadiran wacana alternatif koperasi (co-op) sebagai jawaban di tengah kegalauan dan ketidakpuasan praktik kapitalisme ortodok sampai kepada situasi baru, saat ICA (International Cooperative Aliance) merilis data sekurang-kurangnya telah merepresentasikan 90 negara dengan 800 juta anggota individu yang sebagian besar diantaranya tinggal di kawasan Asia dan Pasifik. Beserta pembeberan keberhasilan koperasi berkelas dunia, seperti koperasi raksasa yang ada di Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Spanyol dll yang mampu menjawab tantangan global menjadikan koperasi sebagai sistem alternatif dan countervailing kapitalisme bisa dinyatakan efektif.
Meminjam analisanya Laclau dan Mouffe yang menawarkan strategi perjuangan hegemonik, yaitu dengan membangun chain of equivalence dan mengkonstruksikan universalitas identitas dan tuntutan. Dengan berbasis setengah penduduk dunia adalah anggota koperasi, yang tentunya punya latar belakang identitas variatif, peran ini menjadi kesempatan berharga dalam berakselarasi untuk mengguncang kapitalisme.
Dalam mewujudkan suatu gerakan sosial tentunya dalam koperasi diperlukan kerja sama. Untuk menciptakan kerja sama maka diperlukan untuk melepaskan terkait identitas masing-masing dari individu. Mereka harus meninggalkan segala bentuk perbedaan latar belakang sosial, politik, ras ataupun agama.
Garis-Garis Besar Haluan Negara 1988 menetapkan bahwa koperasi dimungkinkan bergerak di berbagai sektor kegiatan ekonomi, misalnya sektor-sektor : pertanian, industri, keuangan, perdagangan, angkutan dan sebagainya. Dengan model koperasi yang luwes tersebut sangat dimungkinkan untuk selalu masuk dan mengisi ruang di setiap sektor perekonomian. Sehingga sangat mudah untuk menghimpun orang untuk menciptakan suatu gerakan yang dapat mendobrak kapitalisme.
Dengan perencanaan yang matang gerakan sosial koperasi dapat dijadikan sebagai senjata ditengah perang sistem ekonomi. Koperasi mampu berada di barisan depan untuk menjadi pelopor sebuah gerakan ekonomi kerakyatan. Koperasi harus mampu menciptakan gerakan separatisme yang mampu mengangkat khalayak orang banyak.

 Strategi dan Taktik Gerakan Koperasi

Sebuah gerakan tidak akan berhasil optimal tanpa adanya sebuah strategi dan taktik yang dapat mengiriginya. Ibarat akan berperang maka harus diperlukan berbagai persiapan dan memahami medan tempur. Begitu juga dalam melakukan sebuah gerakan. Salah satu hal yang harus dilakukan pertama kali adalah memahami terlebih dahulu permasalahan yang ada. Kemudian merencanakan strategi dan taktik yang dilakukan. Berikut beberapa strategi awal untuk mengaktualisasikan gerakan yang telah ada.

    Kembali Mengenali Prinsip Awal koperasi

Pada munas GAKOPIN ke-2 di jakarta menghasilkan salah satu keputusannya yaitu mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada koperasi dengan jalan mengadakan instropeksi serta penyempurnaan bidang organisasi, keanggotaan, kepengurusan dan kepegawaian. Salah satu cara lain yang bisa dilakukan untuk instropeksi yaitu memahami dan mengenali lebih dalam tentang prinsip koperasi.
Prinsip koperasi adalah suatu sistem ide-ide abstrak yang merupakan petunjuk untuk membangun koperasi yang efektif dan tahan lama. Prinsip koperasi terbaru yang dikembangkan International Cooperative Alliance (Federasi koperasi non-pemerintah internasional) adalah
Semua prinsip diatas harus dipegang teguh oleh semua anggota koperasi. Seperti halnya orang dalam meniti arah hidupnya harus mempunyai prinsip. Karena apabila seseorang tidak mempunyai prinsip akan mudah terbawa arus dan terombang-ambing. Begitu juga dalam membawa koperasi kedepan harus mempunyai prinsip yang dipegang teguh. Dengan berkaca pada prinsip awal koperasi diharapkan para anggota dapat menjadikannya sebagai rambu-rambu dalam melakukan gerakan koperasi supaya tidak terjadi bias dalam bergerak.

     Membangun Kemandirian Koperasi

Munas GAKOPIN di jakarta, 13-17 juli 1966 telah mentetapkan doktrin koperasi, yakni swakarya binarahaja (bekerja sendiri membina kesejahteraan) ditetapkan pola pembangunan koperasi yang terdiri dari aspek-aspek produksi, distribusi dan pembiayaannya. Tetapi dalam perkembangaannya koperasi seperti lumpuh yang tidak mampu berjalan sendiri
Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Nasution (1990) menunjukkan bahwa pengembangan usaha yang secara langsung terkait dengan peluang pembinaan dan daya saing koperasi relatif rendah. Hal ini ternyata dikarenakan keterikatan koperasi pada kegiatan program yang berasal dari pemerintah masih sangat besar. Sebaliknya kesiapan koperasi untuk mengembangkan kegiatan-kegiatan swadaya masih kurang.
Koperasi harus mampu bersifat otonom, mengingat  koperasi merupakan kelompok sosial. Sehingga koperasi dituntut untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Karena yang lebih memahami permasalahan yang ada dalam kelompoknya adalah mereka sendiri. Dalam berjalan seiringnya waktu harus bisa membaca jalan yang dilalui.
Dalam usaha pendemokrasian ekonomi harus dapat mengambil keputusannya tidak harus dibayang-bayangi oleh pemikiran maupun kepentingan berbagai unsur di luar koperasi. Secara konsepsional koperasi merupakan badan usaha ekonomi yang berwatak sosial yang diharapkan dapat memafaatkan kemampuan potensi ekonomi dari anggotanya yang tergolong UKM (terntama UK).







  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments2